Tak terasa... waktu begitu cepat berlalu ya?? Sekarang udah hari Jum'at lagi, padahal baru kmaren kayaknya memulai hari-hari tuk bekerja. Itu berarti... sudah seminggu ku lewati hari-hari "tanpanya" dan sekarang sisa ... minggu lagi dong :D, seneng dech.
Kmaren aku gak kantor, karena menghadiri rapat di Serpong. Seneng banget karena bisa nyampe di rumah jam setengah 4 sore. Bisa maen lego, nyanyi2, baca crita dan aktivitas lain yang kulakukan bersama Riza, jagoanku. Di samping itu, aku juga bisa telpon 'seseorang' :-*
Kmaren telpon hampir 1 jam-an (tepatnya 00.59.28 sesuai jam di hp-ku). Hmm... banyak cerita dan diskusi gitu dech. Dia bilang padaku "kalo aku ada kesempatan diklat, mungkin ada baiknya ikut nginap di asrama". Kok aku gak ada kepikiran gitu ya??? Aku malahan punya impian dan harapan... Kalo ada kesempatan diklat, aku pengennya yang dekat dengan rumah... Jadi gak perlu nginap di asrama, tapi bisa pulang ke rumah. Kenapa??? Mungkin orang lain bertanya-tanya ya? Karena alasanku paling utama adalah ini...
Bagiku, lebih nikmat dan nyaman 'pabila aku sebagai seorang ibu bisa mendampingi Riza tiap malam. Gak tau knapa... bagiku Riza adalah "harta yang tak ternilai". Walaupun aku juga berusaha realistis bahwa anak adalah amanah Allah yang kita gak bisa miliki "selamanya"...
Oleh karena itulah aku berusaha melewati hari-hariku bersama Riza. Aku pengen tau segala perkembangan terbaru dari kehidupannya.
Aku dari awal udah punya prinsip, aku kerja bukan mengejar karir kok. Aku kerja hanya untuk mengisi hari-hariku, menambah pergaulan, wawasan dan juga ilmu dong. Karena tentunya dengan bekerja, kita mempunyai kesempatan tuk bergaul dengan orang lain dan akhirnya membuka wawasan dan pola pikir kita. Beda kali ya kalo aku hanya duduk manis di rumah aja :p Aku sudah menikmati pekerjaan yang kujalani saat ini, walau gak bisa dipungkiri kadang rasa jenuh juga menghampiri. But, it's normal!!!
Kalo mengenai penghasilan, bagiku berapa pun besarnya kalo kita banyak "bersyukur", itu udah lebih dari cukup. Penghasilanku bukan utama, aku kan hanya sebagai pelengkap. Cukup bagiku, aku sebagai support tuk mendukung karir suami. Karena kan di Islam juga mengajarkan bahwa istri tidak diwajibkan memberi nafkah kan??? :p
Aku berusaha banget agar saat Maghrib udah di rumah, karena rasanya ada kebahagiaan tersendiri di hatiku saat Riza ikut sholat berjama'ah denganku. Apalagi saat dia mengingatkan... "ibu, kita berdo'a yuk tuk Ayah, Kakek, Nenek, ..." bahagia yang gak bisa kubeli. Riza dengan mantapnya ikut menengadahkan tangan dan menirukan kata-kata yang kuucapkan. Menjadi orang tua yang baik juga harus dilalui dengan pembelajaran loh, kita jangan pernah mengharapkan anak kita di kemudian hari menjadi anak yang sholeh, baik, pintar dan segudang harapan lain tanpa pernah keep and touch dengan mereka. Aku inget pesen temenku, anak tidak butuh materi aja, mereka juga butuh perhatian dan kasih sayang yang nyata dari kedua orang tuanya.
Sebagai orang tua, jangan juga mengharapkan anak kita mengatakan mereka sayang kita tanpa kita sebagai orang tua selalu dan selalu mengatakan pada mereka kalo kita menyayangi mereka dengan tulus, it's very important!!! Seperti pepatah lama... anak kita dapat diibaratkan seperti patung, tinggal gimana kita bisa mengukirnya :))
PS. Just for sharing
Thursday, April 26, 2012
Akhirnya... Jum'at lagi
Jatuh CINTA
Tema yang cukup menarik, karena tiba-tiba ide ini muncul saat aku di bis (perjalanan menuju ke kantor) *iseng banget ya... abis gak bisa tidur sih :P* Coba hayooo... kenapa kita bisa jatuh cinta *atau jatuh hati atau apa lagi dech istilahnya* pada seseorang lawan jenis kita [NOTE: Yang aku bahas di sini adalah pria dan wanita normal loh, bukan yang AC DC :D]
Pengalamanku sendiri... saat aku memutuskan menikah dengan suamiku, awalnya mungkin bukan karena masing-masing dari kami jatuh cinta. Gimana bisa, wong aku hanya bertemu 3 kali tatap muka langsung diTEMBAK untuk menikah :) *tapi kenapa juga aku mau ya??? :))* Saat aku memutuskan untuk menikah, kami berdua lebih pada KOMITMEN untuk saling sharing [saling berbagi, saling mengisi dan saling melengkapi] dalam menempuh sisa hidup ini, TANPA harus melihat masa lalu *ciee.... pelan tapi dalam euiii :P*. It's the important point, karena bagiku setiap orang pasti memiliki masa lalu... baik atau buruk masa lalu tetap merupakan kenangan bagi orang tersebut, ga mungkin kita bisa mengubahnya kan???
Selain komitmen, alasan lain yang mendukung adalah karena aku ngerasa KLIK ama MAS SUGENG; baik itu sifat, sikap dan yang pasti pemikiran dia terhadap MASA DEPAN yang diimpikannya. Kita gak bisa memiliki seorang yang benar-benar KLOP ama diri kita. Karena tentunya... kita bukan anak kembar, iya kan??? :D Tapi justru adanya perbedaan itu, membuat hari-hari kita lebih berwarna. Pertengkaran yang terjadi justru membuat kita merasa saling membutuhkan satu sama lain, kalo pasangan BRANTEM kita gak ada... justru dicari dan dikangenin :P
Mengenai perasaan, menurutku... akhirnya rasa sayang, cinta, dan kangen akan tumbuh dengan sendirinya dengan berjalannya waktu. Saling mengerti dan memahami serta menjaga AMANAH yang diberikan merupakan hal yang penting dalam menjalani suatu rumah tangga. Jatuh cinta akan terjadi secara alamiah apabila dua orang "dekat" baik secara FISIK maupun HATI.
Pertanyaannya sekarang adalah... mungkinkah kita yang telah memiliki "pasangan resmi" merasa jatuh cinta pada orang lain??? Menurutku *in my opinion... sesuai ajarannya Katerina :P* mungkin saja, seperti yang tadi saya bilang... apabila orang tersebut selalu dekat dan memberikan perhatian KHUSUS pada diri kita. Yang pada akhirnya... kita merasa apabila jauh dari orang tersebut, muncul perasaan kangen yang berbeda di hati :) it's make new sense in our feeling.
Memang tidak bisa disalahkan jika kita merasa nyaman didekat orang lain, selain PASANGAN kita tentunya, karena si DIA punya sesuatu yang tidak kita dapatkan dari pasangan KITA. Meskipun hal tersebut adalah hal-hal sepele saja sehingga hal-hal BESAR dari pasangan kita terus menjadi terlupakan dan tertutup oleh perasaan nyaman di dekat DIA. Karena KITA sedang dimabok oleh perasaan yang tidak kita DAPATKAN dari pasangan kita tetapi kita dapatkan dari orang lain meskipun itu hanya hal-hal sepele. Perasaan seperti itu tidak bisa dihindari, terus ada pemikiran alahkah indahnya jika bisa seperti ini terus atau andai DIA jadi milikku :))
Jika si DIA menanggapi maka perlu dipertanyakan kebaikan yang diberi apakah ada pamrihnya? Teman sejati tidak pernah menuntut, tidak akan membiarkan temannya jatuh dalam kesesatan, tidak akan pernah menjeruskan dan akan bilang "we are JUST best friend". Jika si DIA yang menjadi dambaan baru kita begitu, maka DIA adalah pecundang sejati. Pasti DIA akan lari kebirit-birit jika kita kena MASALAH dengan pasangan kita pas ketahuan. Emang enak ketahuan, sambil ketawa "urus urusanmu sendiri; jangan libatkan AKU; aku hanya mengambil keuntungan dari hubungan "tak resmi" kita". Alangkah naifnya kita ...
Sekarang tinggal gimana kita menyikapinya secara dewasa, karena kita sendiri sadar dan 'ngerti bahwa hal tersebut TIDAK BOLEH *alias forbidden BEGETE* bagi orang yang telah menikah. Kembali ke realitas aja dech... mungkin perasaan yang kita rasakan saat ini hanya bersifat SESAAT :D Sekedar sebagai temen cerita... boleh dong, tapi jangan keterusan ya??? Karena tentunya kita tidak ingin menyakiti perasaan pasangan kita, dan yang pasti kita pun gak mau andaikata kita berada diposisinya :((. Meskipun pada akhirnya mungkin kita dapat baik kembali dengan pasangan kita, but things never be the same, karena tentunya pasangan kita merasa DISAKITI, DIBOHONGI, DIKHIANATI DLL.
KUNCINYA adalah BERSUKUR. Meskipun pasangan kita tidak sempurna, banyak kurangnya, nyebelin, cuek, dll, tetapi jika tidak prinsip tentunya OK saja. Selalu melihat sisi POSITIF, ingat yang BAIK-BAIK saja, jangan diingat yang jelek.
The conclusion is fall in love could happen to everyone jatuh cinta pada orang lain tidak pernah kita rencanakan sebelumnya, tapi sangat amat bisa kita rasakan di hati *baca = abstract*
PS. Jadi bingung dhewe... aku jatuh cinta lagi boleh gak yaaa????? :D
Tuesday, January 25, 2011
TERKAPAR di Rumah Sakit
Oke... kita LANJUTIN ceritanya yah :) Kehamilanku kali ini bener2 BUTUH perjuangan ekstra, tapi smua itu berusaha kujalani dengan ikhlas. Berdoa kepada Allah SWT semoga memberikan yang TERBAIK untukku dan janin yang sedang kukandung... Mengingat PENGALAMAN keguguran yang kualami, kehamilan kali ini membuatku pasrah dan berusaha berbuat yang TERBAIK aja. Awalnya... usia 5 minggu, belum berasa mual yg amat sangat... Cuma terasa kliyengan, sperti tekanan darah rendah gitu :(
Akhir tahun 2010 aku memang CUTI tahunan, dan baru masuk kantor tanggal 5 Januari 2011 *lumayan... jadi dapat jatah libur SETAHUN wakakaka* Nah, saat pulang kantor... aku mendapati celana dalamku ada FLEK-nya, hikssssssss T-T TAKUTTTT??? Ya iyalah... gimana pun usia kandunganku masih RAWAN banget, walhasil aku langsung BEDREST. Ayah mulai STRESS, kasian... Walau dia ga ngomong *emang pada dasarnya PENDIAM :D*, tapi terlihat jelas di raut wajahnya. Besoknya aku ISTIRAHAT di rumah, ga kantor. Minta surat keterangan dokter biar istirahat hari Kamis dan Jum'atnya, selama weekend... aku bener-bener hanya TERGELETAK di atas kasur. Berdiri atau duduk hanya saat mo buang air, mandi, sholat dan makan. Selebihnya... aku bener2 tiduran *jangan tanya, JENUH ga???* :D
Saat Hari Senin pagi, aku ga sanggup angkat kepala... Rasanya pusing banget, Ayah memintaku untuk istirahat di rumah aja ga usah ke kantor. Eh ternyata siangnya aku keluar FLEK lagi, panik lah... Ayah kutelpon dan juga dokter kandunganku, saat malam Ayah pulang kantor langsung aku dibawa ke salah satu RSIA di BSD. S'telah diperiksa, alhamdulillah JANIN-ku baik-baik saja cuma untuk menjaganya aku diminta untuk dirawat inap alias OPNAME. Jadilah Senin malam itupun aku ga PULANG melainkan nginap di RS, sedih karena pisah ama Mas Riza. Tapi mo gimana lagi, demi KEBAIKAN aku dan janin yang kukandung kujalani rawat inap di RSIA.
Malam itu aku mulai DIINFUS, disuntik antibiotik (via infus) dan suntik penguat rahim di pantat, hiksssssssss SAKITTTTTTTTTT.... Tapi ga boleh nangis maupun NGELUH, kasian Ayah dan Mas Riza. Selama di RS, aku ga boleh turun dari kasur sama sekali, segala aktivitas kulakukan diatas kasur. Jiahhhhhh ga enak banget, tapi mo gimana lagi. Yang paling MENYIKSA-ku tuh adalah sehari harus disuntik 5 kali, 3 kali melalui selang infus dan 2 kali melaui pantat. Ga kebayang kan, PANTAT-ku rasanya udah ga karu-karuan *hmmmm bener juga nih pepatah "orang SABAR pantatnya BESAR" karena bengkak xixixi* Di samping itu juga, rasa mual yang amat sangat menderaku harus kutahan dengan meminum pil-pil sehari 3 kali, huaaaaa rasanya pengen pulang banget :((
Eh tiba-tiba, Rabu pagi... saat abis sarapan, aku melihat darahku mengalir balik ke arah selang infus. Hiyaaaaaaaaaa... Nenek langsung manggil perawat, walhasil jarum infusku DILEPAS *phfiuhhhh rasanya SENANG sekali*. Tapi ternyata senengku itu hanya sesaat, karena ga berapa lama, aku KEMBALI dipasang jarum infus, hua hua hua... Bekas jarum infus pertama masih bengak dan terasa sakit, eh udah dipasang jarum baru... bener-bener deh perjuanganku. Kamis malam aku kontrol dokter lagi, ahamdulillah udah ga ada PENDARAHAN, tapi janin masih lemah. Dokter memintaku untuk opname 3 hari lagi, WHATTTT???? No way, aku mo bedrest di rumah aja... Akhirnya dengan setengah NGOTOT, aku pun diijinkan pulang *horrayyyyy*. Tapi si dokter tidak ingin melihatku BAHAGIA begitu saja *sigh*, aku pun dikasih bekel obat suntik, suntikan plus kassa alkohol. Aku diminta untuk melakukan suntik setiap hari walau di rumah, hiksssssss.... Tapi okelah, aku TERIMA tantangan ini. Yang penting aku malam itu PULANG ke rumah dulu *MISS Mas Riza so much...*.
Mau tau lanjutan kisah PANTATku yang jadi hobi disuntik??? Ntar yah :D
Aku HAMIL....
Akhirnya... setelah SETAHUN lebih aku ga sempat nulis dan curhat di blog ini *KANGEN banget :D*, spertinya sekaranglah saat yang tepat untukku menuangkan dan menumpahkan segala RASA yang telah dan sedang kualami *mulai LEBAY mode on :P*.
Aku HAMIL... yuppppppppp it's so SURPRISED for me. Kok surprise??? Yaaa... karena emang ga DIRENCANAKAN *kalo berbuatnya mah ga LUPA wakakaka* Awalnya aku dan Ayah emang berencana untuk menambah anak, karena Mas Riza juga udah gede... udah 5 tahun lebih. Kami merencanakan mulai JANUARI 2011 baru usaha *bacanya = ga KB lagi :D*, knapa Januari? Karena Desember 2010, aku baru mau melakukan GENERAL CHECK UP kesehatan rahimku ke dokter kandungan langggananku yang di Yogya *mumpung mudik, jadi sekalian aja*. Untuk urusan kesehatan, Ayah emang CEREWET. Setiap akhir tahun, aku diminta untuk cek kondisi RAHIM. Yaaa untuk pencegahan...
Akhirnya akhir bulan Desember kami sekeluarga LIBURAN ke Yogya, dan sperti biasa aku udah telpon dokter kandungan untuk kontrol. Saat masuk ruang periksa, ga ada FEELING kalo aku hamil. Walaupun aku memang udah TELAT haid sih, tapi karena haidku ga TERATUR jadi aku ga mempermasalahkan apakah aku hamil atau ga. Haid terakhirku tuh tanggal 5 November 2010, nah saat aku diperiksa tuh tanggal 27 Desember 2010 *udah telat banget tapi tetep CUEK yah xixixixi* Dokter nanya, apakah aku udah tes URIN? Ya karena ga merasa hamil jadilah aku dengan mantapnya menjawab BELUM :D
Dokter bilang, oke deh... kalo gitu kita USG aja. Nah pas di USG, dokter langsung bilang kalo aku hamil 4 minggu. Gubraksssss.... aku KAGET bukan maen? Hahhhh kok BISA sih? Kan tiitttttttttttttttt *sensor* :)) Reaksi Ayah???? Tentu saja sama denganku, KAGET bukan maen :D Bukan apa-apa, karena aku ada RIWAYAT keguguran sebanyak 3 kali, jadi Ayah emang akstra berhati-hati kalo aku HAMIL lagi. Jadilah aku diminta tes laboratorium untuk memastikan semua baik-baik aja, okelah... untuk menenangkan Ayah, aku pun bersedia tes darah.
Alhamdulillah hasil tes laboratorium, baik-baik aja... Ayah masih tetep kuatir, jadilah rencanaku tuk jalan-jalan ke Semarang dalam rangka temu ALUMNI pun dibatalkan, hiksssssss.... Ayah ngajak PULANG ke Bogor lagi, biar aku cukup istirahat... Yang lucunya, abis dari dokter kandungan dimana aku dikasih foto hasil USG... masih tetep GA PERCAYA. Jadilah aku pun bli SENSITIF lagi hahahaha *ngeyel mode on*. Walhasil... hasilnya 2 garis merah menyala, hiyaaaaaaaaa aku HAMIL beneran nih :D Yang paling BAHAGIA dengan berita itu adalah Mas Riza, dia emang yang paling pengen punya ADIK :P
Mau tau cerita perjuanganku selanjutnya, di lain waktu yah ^^
Thursday, May 27, 2010
HARAPAN-ku ^^
Masih mengingat saat PEMAKAMAN Ibu Hasri Ainun Habibie (alm) di TMP Kalibata, trus hampir seluruh SALURAN TV menyiarkan bagaimana HUBUNGAN antara Bapak BJ Habibie bersama Ibu. SUBHANALLAH... terlihat jelas bahwa Pak Habibie begitu MENCINTAI istrinya dengan begitu tulus. Dari penuturan sang anak, tergambar bahwa Pak Habibie dapat memposisikan istrinya sebagai PARTNER, pasangan hidup, teman, istri, pacar dan berbagai macam bentuk relatinoship yang lain. Beliau dengan SABAR-nya mendampingi saat-saat istrinya kritis, aku jadi teringat Ayah... Saat ia dengan sabarnya menungguku di rumah sakit :)
Pengen banget agar HUBUNGAN-ku dan Ayah seperti pasangan Bapak Habibie dan istrinya, selalu kelihatan MESRA dan saing menyayangi satu sama lainnya. Ayah mungkin tak se-ROMANTIS pak Habibie, yang jika ketemu istrinya akan bilang I LOVE U dan mencium kening :D Tapi... ada saat-saat tertentu, Ayah begitu ROMANTIS padaku cieeeeeeeee gubrakssss :)) Yup, Ayah ga bisa mengatakan rasa SAYANG-nya melalui bahasa verbal. Namun Ayah akan menunjukkan rasa SAYANG dan perhatiannya saat kami perpamitan, setelah aku mencium tangannya... Ayah akan MENCIUM pipi kanan kiriku dan juga bibirku, lalu mengatakan Ibu hati-hati ya? Itu rutinitas yang Ayah lakukan saat kami pamitan, walaupun hanya untuk berangkat kerja.
Aku memang BERUSAHA untuk menjaga keharmonisanku dengan Ayah, menunjukkan betapa aku SANGAT menyayanginya. Saat aku tertidur, Ayah akan MEMELUK dan mencium keningku... Ayah tau aku kalo bobo ga suka dipeluk... rasanya BERAT hehehehehe tapi, ada saat-saat tertentu aku NYAMAN banget dipelukannya :) Ayah menunjukkan rasa SAYANG dengan caranya sendiri, Ayah ga pernah nge-gombal :D Saat aku sakit, Ayah dengan TELATEN-nya akan mengurusi dan menemaniku. Aku berharap, dapat mendampingi Ayah hingga akhir hayatku. I love him so MUCH :-*
Ayah berusaha banget membuatku BAHAGIA, membuatku dan Mas Riza menjadi TERSENYUM bahagia. Ayah berusaha keras menyediakan SARANA yang membuatku dan Mas Riza betah di rumah. Karena baginya, RUMAH adalah segalanya... tempat kami sekeluarga dapat BERCENGKRAMA dan istirahat. Ayah yang pendiam, Ayah yang KALEM, Ayah dengan segala kelebihan dan kekurangannya... Ayah selalu membuatku NYAMAN saat aku disebelahnya. Ayah selalu ADA saat aku butuh, yup... Ayah dapat menjadi partner, teman diskusi, sahabat, SUAMI, pimpinan, pacar, TTM dan semuanya. Aku BAHAGIA dan bersyukur karena memilikinya :)
Kasih IBU Tiada Batas
Pepatah yang mengatakan KASIH seorang Ibu tiada berbatas... BENERRRRR banget, Ibu akan hadir dan SIAP kapan saja dibutuhkan oleh anaknya :) Hal itu yang telah aku RASAKAN dan alami sendiri, Ibu ada disampingku saat aku JATUH... Beliau dengan tegarnya akan tetap menyemangati dan menghiburku, tanpa mengenal LELAH. Aku masih mengingat dengan jelas, ketika 7 tahun yang lalu aku melahirkan anak pertamaku dan IA meninggal 2 jam setelah dilahirkan, IBU tidak beranjak 1 detik pun dari samping tempat tidurku (kecuali saat ke kamar mandi). Ibu dengan sabar dan kuat menahan EMOSI-nya agar tidak menampakan kesedihan dihadapanku yang BELUM mengetahui kabar bayiku, beliau dengan tenang MERAWAT-ku dan mengharapkanku segera PULIH.
Ibu... yang dengan SETIA mendengar keluh kesahku, membantuku mencari SOLUSI dari segala macam persoalan yang kuhadapi. Ada PUNDAK yang tersedia saat aku membutuhkan sandaran dan pelukan HANGAT saat aku butuh kekuatan :) Ya, walau Ibu semakin RENTA... tapi beliau masih berharap sisa TENAGA-nya dapat berguna bagi anak cucunya. Seperti saat ini, ketika aku mengalami COBAAN... beliau menghiburku dan juga membantu MERAWAT-ku hingga pulih, Ibu membuatkan jamu-jamu tradisional dengan TANGAN-nya sendiri. Yupppp Ibu ingin aku segera SEMBUH, lahir dan batin ^^
Ibu... yang sekarang kami panggil NENEK, karena telah memiliki 16 orang cucu :) Nenek dengan sabarnya bermain dan mendongengkan Mas Riza segala macam CERITA. Cerita yang dahulu aku dengar saat mau tidur dari mulut beliau, alhamdulillah Mas Riza masih bisa merasakan apa yang aku RASAKAN saat kecil dulu. Nenek... Aku SAYANG Nek, terima kasih yang tak TERHINGGA aku haturkan untuk beliau. Semoga Allah SWT dapat memberikan USIA yang panjang sehingga Nenek dapat melihat Mas Riza-ku besar nanti... LOVE You MOM :-*
Wednesday, May 26, 2010
BERBAGI lagi
MAAF... sudah lama sekali aku ga menulis buku HARIAN ini, rasanya banyak sekali yang ingin kutulis dan CURHAT-in :D Aku ga mo nge-LESS, karena kerjaan kantor yang BANYAK-lah... karena di rumah lagi ga ada ASISTEN-lah, atau karena hal lain sehingga aku ga semepet nulis. Padahal sih intinya karena aku lagi MALAS aja sih hahahahaha Ada MAINAN baru yang lagi aku gandrungi dan pada akhirnya aku SADAR kalo hal itu SALAH banget *gubraksssss udah habis brapa JETI baru sadar wakakakakaka* Yaaaa namanya wong URIP, pasti pernah khilaf kan xixixixi
Aku TERTEGUN saat seorang sahabatku menyampaikan daripada kamu browsing ** mulu, mending NULIS blogmu lagi... aku KANGEN ama tulisan dan ceritamu.... SUBHANALLAH, aku langsung TEG... ya Allah ternyata TULISAN dan ceritaku ada yang ngangenin toh ^^ Ikhhhh daku jadi TERHARU BIRU * halahhhhh MELO-nya kambuh lagi huahahahaha* Jadilah sekarang ini, aku mencoba berbagi kembali apa yang saat ini aku rasakan ^^
Saat ini aku belajar kembali yang namanya IKHLAS... Yupppp, Allah SWT tentu tidak akan MENGUJI umatnya melebihi kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing umatnya. Allah SWT maha MENGETAHUI sesuatu hal dan waktu yang TERBAIK bagi setiap umatnya, sebagai UMAT yang bertaqwa... tentunya kita harus YAKIN benar akan hal ini. Aku yakin banget, mengucapkan kata IKHLAS itu lebih ringan dibanding menjalaninya... wuihhhhhhh butuh effort dan NANGIS bombay tuk bisa bener-bener ikhlas menerima SEGALA macam cobaan dan terpaan hidup T-T
MUNAFIK kalo orang yang baru ketimpa masalah trus bisa langsung ikhlas, tentunya sebagai manusia... dia juga BUTUH waktu tuk bisa menerima segala macam COBAAN hidup, toh lambat laun akhirnya dia dapat bener-bener IKHLAS menerimanya. Hal ini juga yang saat ini sedang aku ALAMI... Aku KEGUGURAN lagi hua hua huaaaaa :((
Ceritanya gini... aku dan Ayah berencana tuk menambah MOMONGAN lagi, yaaa walau di rumah belum ada asisten rumah tangga, tapi kami yakin kok... suatu saat pasti akan datang :D Nah, jadilah mulai bulan lalu kami ga ber-KB lagi. Alhamdulillah saat aku test kehamilan di rumah, kok dua STRIP yah, tapi agak MERAGUKAN karena garisnya PINK... ga MANTAP merahnya. Aku melakukan test tersebut sebanyak 3 kali dengan berlainan MERK, hasilnya tetep sama yaitu PINK.
Akhirnya hari Sabtu yang lalu, aku dan Ayah memutuskan untuk kontrol ke dokter kandungan. Hasilnya... dokter juga meragukan, dari hasil USG terlihat adanya kantung kehamilan tapi tidak terdapat JANIN-nya Aku pun diminta untuk melakukan test darah dan urin lengkap, hmmm demi KESEHATANku juga... aku pun menjalani test laboratorium. Dokter juga menyarankan aku tuk BEDREST selama seminggu, namun dikarenakan ada KERJAAN yang tidak dapat aku tinggalkan... hari Senin aku tetep ke kantor :(
Ternyata Allah SWT berkehendak lain, pulang kantor aku mengalami FLEK yang lumayan banyak :( Sampe di rumah, aku langsung TIDURAN... alhamdulillah fleknya berhenti. Selasanya aku ISTIRAHAT di rumah, namun malahan pendarahan, 'dah seperti HAID... hiksssss T-T Sorenya aku kontrol ke dokter, aku langsung diminta test urin saat itu juga... Dikarenakan sudah mulai PENDARAHAN, jadinya urinku harus diambil melalui KATETER. Huaaaaaaaaa... aku TRAUMA banget dengan kateter, asli... SAKIT-nya bukan saat dimasukin tapi setelah dilepas. Kalo pipis, PERIHHHHHHHHHHHHH buanget.
Tapi aku TIDAK punya pilihan lain, PASRAHHHHH *tentu Ayah tidak mau menemaniku, karena sejak dahulu... Ayah paling GA TEGA melihat aku disuntik, diambil darah atau apapun itu yang MENYAKITI tubuhku*. Jadinya aku harus KUAT menjalani segala rangkaian pemeriksaan lab seorang diri, ga berapa lama... dokter memanggil. Dari test urin, terlihat kalo aku memang HAMIL namun sepertinya janinku tidak berkembang. Sehingga kantung kehamilanku kosong (dari hasil USG), dan dikarenakan sudah pendarahan... dokter menyarankanku tuk IKHLAS menggugurkan kandunganku. Ini semua demi kesehatanku, karena kalo dipertahankan juga... pada akhirnya KEHAMILAN-ku tidak sehat.
Aku dan Ayah sedari awal sudah mempersiapkan kemungkinan TERBURUK, dan ini bukan yang PERTAMA bagi kami... Keguguran saat ini merupakan yang KETIGA bagiku, untuk mengetahui penyebab pastinya, aku harus BERSABAR menunggu hasil laboratoriumku hari Sabtu depan. Akhirnya dokter memberikan obat untuk menggugurkan janin dan juga obat untuk mengecilkan RAHIM-ku (alhamdulillah... dengan kemajuan teknologi, semua obat yang DIBERIKAN oleh dokter dapat aku telusuri obat tersebut gunanya untuk apa :P ). Mudah-mudahan akhir minggu ini rahimku sudah BERSIH, sehingga aku ga perlu menjalani KURET, huaaaaaa :((
Hari ini aku masih ISTIRAHAT di rumah, rahimku rasanya diubek-ubek... NYERI banget. Apalagi kalo PIPIS, huaaaa rasanya udah ga KARUAN :( Tapi aku berusaha tidak menampakan rasa SAKIT yang kualami di rumah, dihadapan Ayah, Mas Riza maupun kedua orang tuaku. Karena tentunya mereka akan sangat KHAWATIR, di depan mereka... aku tetep harus menampilkan SENYUMAN dan keceriaanku ^^ Yupppp saat ini aku sedang berusaha IKHLAS menjalani semua yang diberikan Allah SWT padaku, aku yakin... aku mampu melewati ini kok. Kalo aku kuat, itu TANDANYA aku lulus ujian dan bisa naik KELAS dihadapan Allah SWT, amiin ya rabbal alamiin ^^
